terangkita.com - STMIK TIME
kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan teknologi dan
inovasi digital melalui kolaborasi bersama AWS User Group Medan dalam kegiatan
“Meet Up - May 2026” yang digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan yang
berlangsung di kampus STMIK TIME, Jalan Merbabu No.32 aa-bb Medan ini berhasil
menarik perhatian mahasiswa, komunitas teknologi, serta masyarakat umum yang
antusias mengikuti pembahasan seputar cloud computing, artificial intelligence
(AI), machine learning, dan teknologi modern berbasis AWS.
Acara dibuka dengan kata
sambutan dari pimpinan STMIK TIME yang diwakili oleh Robet, M.Kom selaku
Kaprodi Teknik Informatika, didampingi oleh Johanes Terang Kita Perangin Angin,
S.Kom., M.TI selaku Kaprodi Sistem Informasi. Dalam sambutannya, Robet menyampaikan
apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini yang menjadi ajang penting bagi
mahasiswa dan komunitas teknologi untuk belajar langsung dari para praktisi
berpengalaman. “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena dapat
memperkaya pengetahuan mahasiswa tentang teknologi terkini yang relevan dengan
kebutuhan industri digital,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan
inisiatif dari AWS User Group (UG) Medan, sebuah komunitas teknologi yang
digerakkan oleh para profesional muda seperti Albert Suwandhi – AWS Community
Hero, Ifan Zalukhu – AWS Community Builder, dan Lintang Gilang – AWS Community Builder.
Dalam paparannya, Albert Suwandhi yang juga dikenal sebagai dosen dan praktisi
IT menjelaskan, “AWS User Group adalah komunitas yang dipimpin oleh para
builder, tempat kita bisa bertemu, berbagi, dan belajar seputar teknologi AWS
Cloud. Di sini setiap orang bisa menambah skill baru dari sesama praktisi,
berdiskusi tentang tren terbaru, sekaligus memperluas jaringan dengan para
builder di komunitas lokal AWS,” tuturnya.
Kegiatan meetup ini
menghadirkan sejumlah pembicara muda yang membawakan topik menarik dan relevan
dengan perkembangan teknologi global saat ini. Salah satu sesi yang menarik
perhatian peserta adalah pemaparan dari Tarq Hilmar Siregar, seorang Machine Learning
& Cloud Enthusiast, yang membahas implementasi computer vision dan
arsitektur serverless AWS dalam mendeteksi penyakit pada tanaman padi melalui
proyek bertajuk “RiceGuard AI”.
Selain itu, peserta juga
mendapatkan wawasan mengenai pengembangan AI Agent melalui sesi yang dibawakan
oleh Felix Winston, seorang Mobile Developer. Dalam materinya, Felix
menjelaskan bagaimana teknologi AI Agent dapat dikembangkan dan dioptimalkan
untuk mendukung berbagai kebutuhan aplikasi digital masa kini. Materi tersebut
memberikan gambaran nyata tentang potensi integrasi AI dalam dunia pengembangan
perangkat lunak modern.
Tidak kalah menarik, sesi
yang dibawakan oleh Amril Syaifa Yasin selaku Software Engineer turut
memperkenalkan konsep vector database dengan pemanfaatan AWS S3. Topik ini
menjadi perhatian tersendiri karena vector database saat ini menjadi salah satu
teknologi penting dalam pengembangan sistem AI generatif, pencarian semantik,
dan pengolahan data cerdas berbasis machine learning.
Kegiatan yang berlangsung
dari pukul 09.00 hingga 12.30 WIB ini diselenggarakan secara gratis dan terbuka
untuk umum. Suasana acara berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, terutama
ketika peserta berdiskusi langsung dengan para pemateri mengenai tantangan
serta peluang karier di bidang cloud computing, AI, dan software engineering.
Kehadiran mahasiswa dari berbagai program studi turut memperkuat semangat
kolaborasi dan pertukaran wawasan di lingkungan akademik dan komunitas
teknologi.
Melalui kegiatan ini, STMIK
TIME bersama AWS User Group Medan berharap dapat terus membangun ekosistem
pembelajaran teknologi yang adaptif terhadap perkembangan industri digital
global. Kolaborasi antara dunia akademik dan komunitas profesional dinilai menjadi
langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang kompeten, inovatif,
dan siap menghadapi transformasi teknologi di masa depan.
Viewers