Google Student Ambassador STMIK TIME Gelar Seminar “Supercharge Your UI/UX Process with Gemini AI”, Dorong Mahasiswa Manfaatkan AI untuk Desain Digital yang Lebih Inovatif

terangkita.com - STMIK TIME kembali menghadirkan kegiatan akademik yang inspiratif melalui seminar singkat bertajuk “Supercharge Your UI/UX Process with Gemini AI” yang diselenggarakan pada Kamis, 18 Juni 2026, di Ruang Laboratorium Komputer STMIK TIME. Seminar ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam mendukung proses perancangan antarmuka dan pengalaman pengguna (UI/UX) secara lebih efektif, cepat, dan terstruktur.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua Program Studi Teknik Informatika, Robet, M.Kom, serta Ketua Program Studi Sistem Informasi, Johanes Terang Kita Perangin Angin, S.Kom., M.TI., yang juga berperan sebagai dosen pembimbing dalam pelaksanaan seminar. Keduanya menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang terus aktif menghadirkan kegiatan berbasis teknologi terkini dan berharap seminar semacam ini dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi kebutuhan industri digital yang terus berkembang.

Pada sesi utama, Rosen, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Semester IV STMIK TIME sekaligus Google Student Ambassador 2026, membawakan materi dengan topik “Supercharge Your UI/UX Process with Gemini AI”. Dalam pemaparannya, Rosen menjelaskan bagaimana teknologi Gemini AI dapat dimanfaatkan sebagai asisten cerdas untuk membantu para desainer maupun pengembang aplikasi dalam membangun fondasi perancangan produk digital secara lebih efisien.

Rosen mengawali materi dengan mengangkat berbagai tantangan yang kerap dihadapi pada tahap awal proses desain UI/UX, seperti kesulitan menentukan user persona yang sesuai dengan target pengguna, menyusun user flow yang logis dan mudah dipahami, hingga merancang UX copywriting seperti teks tombol, notifikasi, dan pesan kesalahan yang komunikatif. Menurutnya, proses tersebut sering kali memerlukan waktu yang cukup panjang apabila dilakukan secara manual tanpa bantuan teknologi pendukung.

Melalui demonstrasi dan penjelasan yang interaktif, peserta diperkenalkan pada kemampuan Gemini AI dalam menghasilkan persona generator, menyusun flow structuring, serta membuat microcopy dan tone yang selaras dengan karakter sebuah produk digital. Dengan memanfaatkan prompt yang tepat, Gemini AI mampu menghasilkan output yang terstruktur sehingga dapat dijadikan dasar dalam proses brainstorming maupun pengembangan desain antarmuka secara lebih cepat dan sistematis.

Selain membahas teori, Rosen juga menampilkan studi kasus sederhana mengenai perancangan aplikasi e-commerce bertema furnitur minimalis yang diberi nama “RuangKita”. Studi kasus tersebut memperlihatkan bagaimana Gemini AI dapat membantu merancang alur pengguna dari tahap awal hingga proses transaksi, sekaligus menyusun elemen copywriting yang mendukung pengalaman pengguna secara menyeluruh. Melalui contoh tersebut, peserta memperoleh gambaran nyata mengenai implementasi AI dalam alur kerja UI/UX modern.

Melalui seminar ini, STMIK TIME kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguasaan teknologi mutakhir di kalangan mahasiswa sekaligus memperkuat budaya inovasi di lingkungan akademik. Kehadiran materi mengenai pemanfaatan Gemini AI diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menghasilkan solusi digital yang kreatif, berorientasi pada pengguna, dan relevan dengan kebutuhan industri di era transformasi digital.

post post post